Minggu, 14 Desember 2014

Pengertian Internet Banking


Menurut sumber dari internet saya menemukan pengertian internet banking,internet banking adalah pemanfaatan tekhnologi internet, sebagai media untuk melakukan transaksi yang berhubungan dengan transaksi perbankan. Kegiatan ini menggunakan jaringan internet, sebagai perantara atau penghubung antara nasabah bank dan pihak bank. Selain itu, bentuk trasaksi yang dilakukan pun bersifat maya, atau tanpa memerlukan proses tatap muka antara nasabah dan petugas bank yang bersangkutan.
Internet Banking sering juga dikenal sebutan Eletronic Banking (e-banking), Cyberbanking, Virtual Banking, Home Banking
PENGERTIAN INTERNET
Internet (Interconnection Networking) adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran. Sehingga saling dapat berinteraksi, berkomunikasi, dan saling bertukar informasi. - See more at: http://handsware.blogspot.com/2014/04/pengertian-perbedaan-internet-dan-intranet.html#sthash.vGzi9Bxv.dpuf
Internet pertama kali muncul pada tahun 1969 yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui proyek ARPA atau disebut ARPANET (Advance Research Project Agency Network). Proyek ini awalnya dibangun untuk keperluan militer. Namun ternyata proyek ini menjadi berkembang pesat sehingga yang mulanya hanya 4 situs universitas kini banyak universitas dari berbagai negara ingin bergabung.
PENGERTIAN INTRANET
Intranet adalah satu jaringan (Private Network) yang menggunakan protokol internet TCP/IP untuk berbagi informasi penting dalam lingkup lokal. Misalnya digunakan pada perkantoran/perusahaan, sekolah, universitas, dll. Intranet juga merupakan suatu jaringan LAN (Local Area Network) yang hanya mencakup wilayah lokal/kecil. - See more at: http://handsware.blogspot.com/2014/04/pengertian-perbedaan-internet-dan-intranet.html#sthash.vGzi9Bxv.dpuf

Sumber 
http://elektronikbanking.blogspot.com/2012/08/pengertian-internet-banking_27.html
http://handsware.blogspot.com/2014/04/pengertian-perbedaan-internet-dan-intranet.html

Jumat, 12 Desember 2014

Kabupaten Banyumas adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purwokerto. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Brebes di utara; Kabupaten Purbalingga,Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Kebumen di timur, serta Kabupaten Cilacap di sebelah selatan dan barat. Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah terdapat di ujung utara wilayah kabupaten ini.
Kabupaten Banyumas merupakan bagian dari wilayah budaya Banyumasan, yang berkembang di bagian barat Jawa Tengah. Bahasa yang dituturkan adalah bahasa Banyumasan, yakni salah satu dialek bahasa Jawa yang cukup berbeda dengan dialekstandar bahasa Jawa ("dialek Mataraman"). Masyarakat dari bahasa dan daerah lain kerap menjuluki "bahasa ngapak" karena ciri khas bunyi /k/ yang dibaca penuh pada akhir kata (berbeda dengan dialek Mataraman yang dibaca sebagai glottal stop).
Banyumas memiliki berbagai makanan khas , diantaranya adalah :
1 Tempe Mendoan
Sebenarnya mendoan dianggap berasal dari bahasa Banyumasan, mendo yang artinya setengah matang atau lembek. bahan dasar mendoan adalah tempe dan tahu sedangkan untuk adonan yaitu tempe kedelai khusus mendoan adalah tempe tipis yang berbungkus daun pisang, Tepung beras dicampur dengan sedikit tepung terigu, Daun bawang atau kucai di iris halus, Bumbu halus (garam, bawang putih, dan ketumbar), Minyak untuk menggoreng.
2. Kripik Tempe

kripik merupakan makanan khas banyumas , terbuat dari tempe kedelai ..
prosesnya 2 kali penggorengan , 1 kali penggorengan menjadi mendoan , dan 1 kali lagi penggorengan untuk menjadi kripik ..
kripik ini enak di makan saat bersama keluarga , teman , atau untuk oleh-oleh keluarga / sahabat / teman yang ada diluar kota purwokerto...let's visit in Purwokerto-Banyumas

3. Sate Ayam
Sate sendiri merupakan makanan yang terbuat dari potongan daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuki, sate yang terkenal di Banyumas adalah sate ayam, biasaya ayam yang di gunakan untuk sate adalah ayam fillet, di karenakan dagingnya lebih banyak.
4. Soto Sokaraja
Soto sokaraja ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan soto-soto betawi dan lainya.soto ini mempunyai ciri khas tersendiri ciri utama dari soto ini ialah penggunaan sambal kacang dan ketupat. Soto Sokaraja ini sudah banyak dijual di luar Banyumas tetapi kalau sempat mampir ke Sokaraja, jika anda mampir ke banyumas mampir aja ke sokaraja untuk menikmati sotonya.
5.Getuk Goreng
Getuk Goreng  khas Sokaraja mempunyai rasa yang manis dan gurih, getuk ini terbuat dari singkong dan dibumbui gula kelapa. makanan gethuk goreng ini sangat di gemari, dengan jajanan ini yang sangat mudah di dapat di sokaraja, jadi buat anda yang berkunjung ke banyumas jangan lupa untuk mencicipinya.
5. Cimplung

Cimplung ialah sebuah makanan traditional dari Banyumas. Mungkin kata cimplung berasal dari kata cemplungy ang dalam bahasa Banyumasan artinya memasukan ke dalam air. Makanan Cimplung ialah makanan yang memasaknya bersamaan dengan pembuatan gula merah, gula merah yang dibuat dari air bunga kelapa atau yang disebut Nira. Bahan yang digunakan untuk membuat sangat beragam, diantaranya ketela pohon, kelapa muda, keladi.

http://makananindonesia-top.blogspot.com/2014/06/daftar-makanan-khas-banyumas-jawa-tengah.html

Sabtu, 13 Juli 2013

apa anda penasaran enaknya rasa sriping gadung?
ini dia sriping gadung yang baru digoreng dan tentunya sangat guriih dan menggoda lidah anda ..
mmmmmmmm yummy
penasaran dahsyatnya sriping gadung ini?
silahkan borong hanya di TEMPEKRIPIK INTISARI PURWOKERTO , JALAN PRAMUKA TIMUR 223A dan Toko kami yang berada di sebelah timur dokter tuti tepatnya samping PURWACARAKA MusicStudio PURWOKERTO





Pemesanan -085 234 096 350
-Pin : 2B3014B9


Proses Produksi
free delivery order *dalam kota Purwokerto
Pemesanan -085 234 096 350
-Pin : 2B3014B9






Ke Purwokerto ?
 Cari Makanan Khasnya?
Tempe Kripik? 
YAA Di "INTI SARI" 

Ga Usah Bingung Sob , Disini Ada Beberapa Model / Varian Dari Tempe Kripik ...
Penasaran?
Yuk ke Tempe Kripik Inti Sari alamatnya ada di Jalan Pramuka Timur 223 A , INGAT KRIPIK
INGAT  INTISARI 
tempe kripik intisari sudah berdiri sejk tahun 1988 
banyak jenis kripik yang bisa anda pilih disini,,..
dari kripik ukuran sedang, mini, besar, ada juga kripik dage's,dan kripik kedelai hitam
anda bisa mampir di kios kami..
Jalan Pramuka Timur 223A ,samping Purwacaraka musicstudio...
Pemesanan Bisa Hub: 082242759902 atau BB: 2936B6FE


Untuk Pengiriman Barang Menggunakan Jasa Pengiriman :






Senin, 18 Februari 2013



Mode pada kamera DSLR :
Setiap kamera punya istilah masing – masing untuk pengaturan mode. Berikut dijelaskan untuk beberapa tipe kamera saja.

Nikon D70:


Pada kamera Nikon D70 terdapat 11 mode pemotretan:

M= Full Manual
Pada mode ini pengaturan kamera sepenuhnya manual, baik shutter speed, aperture, ISO, dsb.

A= Aperture Priority
Pada mode ini aperture dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun shutter speed akan mengimbangi secara otomatis akan kebutuhan cahaya sesuai dengan besar aperture.

S= Shutter Priority
Pada mode ini shutter speed dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun aperture akan mengimbangi secara otomatis kebutuhan cahaya yang sesuai dengan shutter speed.

P= Program
Pada mode ini baik aperture maupun shutter speed akan mengkalkulasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan cahaya, hanya saja pada mode ini tingkat exposure dapat diatur sesuai dengan kehendak.

Auto
Mode auto merupakan mode dimana kamera secara penuh mengatur akan segala kebutuhan pengaturan, dengan kata lain pada mode ini fotografer tinggal “jepret” saja.

Portrait
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan portrait ( foto manusia ), seperti penggunaan tonal warna untuk skin tone, dsb.

Landscape
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan ( landscape), seperti tone warna yang lebih vivid atau lain sebagainya.

Macro
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto macro ( jarak dekat sehingga objek tampak lebih besar ), seperti fokus lensa yang lebih disesuaikan.

Moving Object
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan objek yang bergerak, sehingga fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan dengan pergerakan objek.

Night Landscape
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan pada malam hari.

Night Portrait
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto portrait malam hari atau cahaya redup.

Sumber : http://sekolavida.wordpress.com/2012/06/17/teknik-dasar-belajar-menggunakan-kamera-dslr-untuk-pemula/

Teknik Dasar Belajar Menggunakan Kamera DSLR Untuk Pemula




Fotografi:
Fotografi ( Photography ) berasal dari kata Foto ( Cahaya ) dan Graphia ( menulis / menggambar ), sehingga dapat diartikan bahwa fotografi adalah suatu teknik menggambar dengan cahaya. Atas dasar tersebut, jelas bahwa cahaya sangat berperan penting dan menjadi sumber utama dalam memperoleh gambar.

Kamera SLR:

Kamera SLR ( Single Lens Reflex ) atau D-SLR ( Digital ) merupakan kamera dengan jendela bidik ( viewfinder ) yang memberikan gambar sesuai dengan sudut pandang lensa melalui pantulan cermin yang terletak di belakang lensa. Pada umumnya kamera biasa memiliki tampilan dari jendela bidik yang berbeda dengan sudut pandang lensa karena jendela bidik tidak berada segaris dengan sudut pandang lensa.

Fotografi berkaitan erat dengan cahaya, maka kamera berfungsi untuk mengatur cahaya yang ditangkap image sensor ( sensor gambar pada kamera digital atau film pada kamera konvensional ). Untuk mengatur cahaya, terdapat 2 hal mendasar dalam kamera, yakni Shutter Speed ( Kecepatan Rana ) dan Aperture ( Diafragma ).

Shutter Speed :

Shutter speed atau kecepatan rana merupaka.n kecepatan terbukanya jendela kamera sehingga cahaya dapat masuk ke dalam image sensor. Satuan daripada shutter speed adalah detik, dan sangat tergantung dengan keadaan cahaya saat pemotretan. Semisal cahaya terang pada siang hari, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih cepat, semisal 1/500 detik. Sedangkan untuk malam hari yang cahayanya lebih sedikit, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih lama, semisal 1/5 detik. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa foto pada malam hari cenderung buram, bahwa shutter speed yang lebih lambat memungkinkan pergerakan kamera akibat getaran tangan menjadikan cahaya bergeser sehingga foto menjadi buram / blur

Sabtu, 01 Desember 2012


Fungsi IF berguna bagi pengguna Excel yang ingin memberikan suatu nilai baru berdasarkan kondisi tertentu dari data yang tersedia. Misalkan pengguna Excel memiliki informasi mengenai hasil ujian dengan nilai bervariasi mulai 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus). Apabila ingin memberikan klasifikasi "GAGAL" untuk nilai di bawah 70 (<70) dan klasifikasi "LULUS" untuk sebaliknya, dapat digunakan fungsi IF dengan formula:

Dimana fungsi IF tersebut menjelaskan sebagai berikut :
  • Jika C6 memiliki nilai lebih besar dari 70 maka variable status “LULUS”, selain dari itu Variable Status “GAGAL”

Pada contoh diatas adalah penggunaan fungsi if dari dua klasifikasi terhadap variable yang akan dijadikan patokan.
Namun bagaimana jika klasifikasi terhadap variable tersebut lebih dari dua ?, contoh kasus, jika contoh diatas kita gunakan sebagai contoh maka status berubah menjadi nilai dalam angka. Maka fungsi IF akan mengalami beberapa perulangan IF jika kemungkinan pada “Nilai Angka” 
A=79-100, B=70-78, C=50-69, D=45-49, E=0-44 
maka akan digunakan rumus sebagai berikut.

Fungsi if tersebut menjelaskan :
Jika C6 lebih besar atau sama dengan 79 maka nilai dalam angka adalah "A", namun jika C6 lebih besar atau sama dengan 70 maka nilai dalam angka adalah "B", namun jika C6 lebih besar atau sama dengan 50 maka nilai dalam angka adalah "C", namun jika C6 lebih besar atau sama dengan 44 maka nilai dalam angka adalah "D" selain dari itu nilai dalam angka adalah "E".

Supported by :

Supported by :